Ada suatu kisah tentang seorang remaja wanita yang baru ingin memulai hijrahnya. Sebelumnya, remaja wanita menjalanin hidup bahagia bersama teman-teman terdekatnya. Hari terus berlalu hingga ia mengenal seorang pria yang mampu membuatnya merasakan apa itu kasih sayang. Bersama pria itu, setiap malam mereka lewati dengan berbagi cerita dan pendapat, hingga rasa kagum sang wanita kepada sang pria itupun hadir, tanpa disadari sang wanita begitu merasa nyaman dan tenang jika bersama pria tersebut. Ya, hingga semua rasa sayang dan rasa takut kehilangan itu muncul dengan sendirinya. Mereka tidak berpacaran, seperti yang sering dikatakan sang pria jika mereka itu "Bukan Sepasang Kekasih, tetapi Seperti Sepasang Kekasih" pria itu selalu menyemangati sang wanita dalam hijrahnya. Pria itu banyak mengajarkan sang wanita tentang hal-hal kebaikan. Sungguh, sungguh beruntung wanita itu dapat disayangi oleh pria tersebut. Kalian tau, wanita itu sangat menyayangi sang pria, meski kini banyak perubahan yang terjadi pada prianya itu. Ia tetap menyayangi pria itu dengan sepenuh hati, memberikan semua perhatian kepada pria tersebut, ya walau kadang si pria menolak perhatian yang diberikan sang wanita. Hingga berada dititik ini, sang wanita tidak tau lagi apa yang harus ia lakukan untuk membuat prianya kembali, ia takut jika prianya pergi meninggalkannya dan lebih memilih wanita lain daripadanya. Ntahlah, semua usaha yang dilakukan sang wanita dalam beberapa hari ini belum terlihat hasil yang memuaskan. Yang ku tau, setiap sang wanita berbicara kepada lelakinya, lelakinya hanya menyuruhnya untuk diam. Tanpa menenangkan hatinya. Mungkin orang akan berpikir jika wanita itu bodoh, kenapa tidak ditinggalkan saja. Tapi tidak untuk wanita itu, ia mempertahankan apa yang sudah ia jalani dan ia lewati bersama sang pria selama ini. Untuk sang wanita, mereka yang berkomentar seperti itu hanya bisa melihat keadaan luar saja, tapi mereka tidak tau persis setiap cerita yang ia lewati bersama lelakinya itu. Mereka tidak mengerti setiap tawa dan senyuman lebar yang memiliki banyak kisah, dan airmata yang mempunyai banyak cerita.
Kalian tau, mengapa wanita itu masih bertahan hingga saat ini? Karena wanita tersebut sangat menyayangi prianya, hingga ia selalu melihat semua kebaikan pada prianya tanpa melihat sedikit kejelekan pun pada prianya. Jikapun wanita itu melihat beberapa perubahan kejelakan pada prianya, ia segera memberitahu kepada sang pria untuk mengubah sikapnya itu agar menjadi lebih baik seperti sebelumnya. Apa yang kini dilakukan wanita tersebut? Ntahlah, dia pun bingung dengan keadaannya yang mungkin, rasa semangat pun tak lagi ia miliki. Saat ini, wanita itu hanya dapat berdo'a kepada Tuhannya sambil menitihkan airmata, berharap semuanya akan baik-baik saja, berharap semuanya akan kembali seperti dulu lagi, seperti saat-saat mereka saling mengasihi dan menyayangi. Karena wanita tersebut percaya pada kekuatan "do'a".
Tuesday, May 3, 2016
Sebuah Kisah tentang Wanita dan Prianya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment