Selamat malam lelaki yang begitu aku sayangi....
Bagaimana keadaan mu malam ini mas?
Semoga kamu baik-baik saja ya sayang. Mamas udah sholat kah? Udah makan kah?
Mamas, kamu makannya jangan tinggal ya sayang. Makan nasi yang banyak. Pinter-pinter jaga kesehatan ya sayang ku. Kamu juga harus semangat ya belajarnya sayang. Aku menyayangi mu.
Mas, tidak banyak yang ingin ku ceritakan pada mu malam ini, karena tidak banyak cerita yang ku dapat pada hari ini, karena keadaan ku memaksa ku untuk tidak bersekolah dan harus istirahat dirumah. Mas, aku merindukan mu. Sangat, mas. Yang dapat ku lakukan saat ini hanya memandangi foto mu saja mas. Kapan kamu kembali? 2hari ini begitu lama untuk ku. Cepatlah kembali mas, karena kau telah menjadi sebagian dari kekuatan ku.
Mas, kau tau? Sejak awal aku mengenal mu aku tak berharap banyak selain pertemanan. Namun, semakin lama aku mengenal mu, aku mulai merasa nyaman berada di sisi mu, aku mulai menyayangi mu, aku tak ingin kehilangan mu, kau bagian dari kekuatan ku sayang. aku tau mungkin ini terlalu berlebihan. Tapi memang benar inilah kenyataannya. Kau membawakan dunia yang baru untuk ku. Kau menuliskan kisah yang baru di kehidupan ku. Kisah yang begitu aku sukai. Terimakasih mas, terimakasih karena telah hadir dikehidupan ku. Terimakasih karena telah menyayangi ku. Terimakasih untuk semuanya sayang ku.
Mas, saat ini aku hanya terbaring di tempat tidur sambil memegang foto mu. Mas, aku kangen kamu mas, cepatlah kembali:') aku menyayangi mu. Dan akan selalu menyayangi mu:')
Tuesday, March 22, 2016
Dua Hari Tanpa Mu
Monday, March 21, 2016
Sehari Tanpa Mu
Hai sayang ku
Calon suami ku kelak...
Biarkan untuk kali ini aku memanggil mu "Calon Suami Ku" sayang... Ku mohon
Sayang, aku tau kesalahan aku. Aku paham tentang kesalahan ku. Wajar jika saat ini kau menjauh dari ku... Sayang, aku percaya kau akan kembali.
Maafkan atas semuanya sayang. Aku salah, aku tau, mungkin aku takpantas mendapat maaf dari mu. Tapi ku mohon, kali ini maafkan aku. takakan ku ulang kembali hal itu sayang. Aku berjanji padamu.
Sayang, kau tau? Sehari dihidup ku tanpa diri mu? Kosong... Hampa... Bahkan airmata ini takdapat berhenti untuk menetes sayang. Bahkan dalam keadaan ramai pun airmata ini menetes dengan sendirinya. Sayang, aku merindukan mu.... Sangat merindukan mu.
Sayang, biarkan malam ini aku bercerita tentang kejadian hari ini kepada mu.
Saat ku terbangun sebelum subuh tadi, biasanya aku langsung menghubungi mu, membangunkan mu, bermanja2 dengan mu. Namun subuh tadi berbeda, subuh tadi tidak seperti biasanya. Bahkan untuk memberi sedikit perhatian ku untukmu pun aku tak bisa. Aku tersiksa sayang, aku tersiksa.
Sayang, aku ingin bertanya, memang seperti inikah orang yang ingin memperbaiki diri menjadi lebih baik? Dicemooh, diasingkan, dibanding2kan dengan mereka2 yang mereka pikir diri mereka itu sempurna. Sayang, ntahlah, rasanya aku tak sanggup menanggung semua kejadian hari ini, ditambah siang tadi, teman kita mengatakan jika aku menjelek2annya di depan oranglain. Padahal nyatanya tidak sayang. Tidak sama sekali. Lagipula, apa untungnya untuk ku menceritakan kejelekannya sayang? Aku tau itu dosa sayang. Sayang, aku yakin kau percaya padaku jika aku tidak melakukannya bukan?
Sayang, kau tau? Hari ini aku begitu lelah... Dunia seakan runtuh menipa tubuh ku sayang. Aku takdapat melakukan apa2. Apalagi tanpa kamu disisi ku. Kepada siapa lagi aku bercerita tentang semua keluh kesah bahagia ku selain pada mu sayang. Sayang, aku kesal mendengar semua perkataan mereka yang menghakimi ku karena diri ku yang sekarang.
Sayang... Cepatlah kembali... Aku merindukan mu... Aku hancur tanpa mu sayang... Sehari tanpa mu adalah waktu yang sangat-sangat lama untuk ku...
Aku menyayangi mu... Sungguh sangat-sangat menyayangi mu... Cepatlah kembali sayang ku...
Friday, March 4, 2016
Seuntai Kalimat Untuk Mu
Untuk diri mu,
Aku tidak perduli bagaimana pun kamu nanti kedepannya. Tapi yang pasti, aku akan selalu berada di samping mu, mendukung setiap langkah mu untuk maju. Jika kau merasa lelah dan terjatuh, aku akan bersedia untuk menjadi penopang mu agar kau mampu berdiri tegak. Sayang, aku akan selalu bahagia jika selalu bersama mu. Selalu. Aku tau, kehidupan tidak memakan kasih sayang untuk hidup. Aku tau, uang dan harta merupakan hal terpenting dalam kehidupan. Tapi, yang lebih aku tau, kasih sayang mampu membuat seseorang bertahan menjalani sebuah kehidupan. Sayang, percayalah pada ku, aku akan selalu berada disamping mu, aku akan selalu ada untuk mu. Tak peduli bagaimanapun keadaan mu nanti. Sayang, kalimat ini bukan hanya omong kosong belaka. Aku serius dalam mengitik setiap kalimat pada tulisan ini. Sayang, tatap mata ku, dan kau akan menemukan ketulusan didalamnya...
Aku menyayangi mu...
Dan akan selalu begitu...