Monday, October 28, 2013

LENTERA

aku bercerita tentang sebuah lentera
diantara jejeran kursi kosong
dia bertahan dengan api kecilnya
sendiri , senyap , dengan cahayanya yang redup
dia pernah ditempatkan disebuah bejana emas
mirisnya , semua itu hanya seperti debu yang diterpa angin
Hilang . . .
tangisnya , seperti menyimpan seribu duka
dengan api kecilnya , dia bertahan
menyelimuti semua dukanya
membasuh luka dengan air mata
Perih . . .
layaknya luka abadi ,
mengering , tapi tak akan pernah sembuh.

Bertahan dengan dengan api kecil . . . . .



sumber . cherryn maysasoe

Friday, October 4, 2013

untuk mu sahabat ....

aku sendiri
dibawah terangnya sang rembulan
aku sendiri
dibawah taburan bintang
bersandar dibawah rindangnya pepohonan

aku menantikan seseorang yang dapat menghapus air mata ku
aku pupus , aku kecewa
saat ku sadar , semua orang yang ku sayangi pergi

kalian datang
membawa beberapa lelucon untuk menghibur ku
terukir senyum simpul sederhana diwajah ku

terimakasih sahabat ku
kalian dapat mengembalikan senyum dan semangat ku :')