Hai sayang ku
Calon suami ku kelak...
Biarkan untuk kali ini aku memanggil mu "Calon Suami Ku" sayang... Ku mohon
Sayang, aku tau kesalahan aku. Aku paham tentang kesalahan ku. Wajar jika saat ini kau menjauh dari ku... Sayang, aku percaya kau akan kembali.
Maafkan atas semuanya sayang. Aku salah, aku tau, mungkin aku takpantas mendapat maaf dari mu. Tapi ku mohon, kali ini maafkan aku. takakan ku ulang kembali hal itu sayang. Aku berjanji padamu.
Sayang, kau tau? Sehari dihidup ku tanpa diri mu? Kosong... Hampa... Bahkan airmata ini takdapat berhenti untuk menetes sayang. Bahkan dalam keadaan ramai pun airmata ini menetes dengan sendirinya. Sayang, aku merindukan mu.... Sangat merindukan mu.
Sayang, biarkan malam ini aku bercerita tentang kejadian hari ini kepada mu.
Saat ku terbangun sebelum subuh tadi, biasanya aku langsung menghubungi mu, membangunkan mu, bermanja2 dengan mu. Namun subuh tadi berbeda, subuh tadi tidak seperti biasanya. Bahkan untuk memberi sedikit perhatian ku untukmu pun aku tak bisa. Aku tersiksa sayang, aku tersiksa.
Sayang, aku ingin bertanya, memang seperti inikah orang yang ingin memperbaiki diri menjadi lebih baik? Dicemooh, diasingkan, dibanding2kan dengan mereka2 yang mereka pikir diri mereka itu sempurna. Sayang, ntahlah, rasanya aku tak sanggup menanggung semua kejadian hari ini, ditambah siang tadi, teman kita mengatakan jika aku menjelek2annya di depan oranglain. Padahal nyatanya tidak sayang. Tidak sama sekali. Lagipula, apa untungnya untuk ku menceritakan kejelekannya sayang? Aku tau itu dosa sayang. Sayang, aku yakin kau percaya padaku jika aku tidak melakukannya bukan?
Sayang, kau tau? Hari ini aku begitu lelah... Dunia seakan runtuh menipa tubuh ku sayang. Aku takdapat melakukan apa2. Apalagi tanpa kamu disisi ku. Kepada siapa lagi aku bercerita tentang semua keluh kesah bahagia ku selain pada mu sayang. Sayang, aku kesal mendengar semua perkataan mereka yang menghakimi ku karena diri ku yang sekarang.
Sayang... Cepatlah kembali... Aku merindukan mu... Aku hancur tanpa mu sayang... Sehari tanpa mu adalah waktu yang sangat-sangat lama untuk ku...
Aku menyayangi mu... Sungguh sangat-sangat menyayangi mu... Cepatlah kembali sayang ku...
Monday, March 21, 2016
Sehari Tanpa Mu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment